Palang Merah remaja (PMR) Unit MA Al-Inayah Jerang Ilir dilantik
Sabtu 20 Februari 2010 sebanyak 37 siswa MA Al-Inayah Jerang Ilir kecamatan Cibeber Cilegon Banten mengikuti kegiatan pelantikan PMR,dalam pelantikan tersebut mereka juga dibekali dengan pengetahuan tentang kepalangmerahn, Pertolongan Pertama (PP), pendidikan Remaja Sebaya yang dimulai dari pukul 07.00 s/d pukul 16.00 WIB yang bertempat di Markas PMI Cabang Cilegon.
Pelantikan ini dilakukan untuk meningkatkan kapasitas PMR dan pendekatan anatara PMI dengan sekolah-sekolah serta legalitas sebagai anggota PMR, yang mana mereka akan menjadi penerus perjuangan kami yang berada di PMI khususnya di Cilegon.
” Sejak diadakannya latihan rutin PMR di sekolah, mereka sudah dipercaya untuk melakukan tindakan Pertolongan Pertama baik dalam apel pagi setiap hari senin maupun pada hari-hari biasa ” ungkap Koordinator PMR : Jamilah. Semoga PMR kedepan menjadi lebih maju dan dapat mengaplikasikan tri bakti PMR dalam kehidupan untuk membantu sesama.
Tiga Perawat Senior PMI Diberangkatkan Ke Lokasi Gempa Haiti
Gempa dahsyat mengguncang Ibu Kota Haiti, Port-au-Prince, Selasa (12/1) sore waktu setempat. Berdasarkan data yang dihimpun dari media internasional Assosiated Press (AP), gempa berkekuatan sebesar 7,0 pada Skala Richter, berpusat di sekitar 10 mil (15 kilometer) sebelah barat Port-au-Prince dengan kedalaman lima mil (8 km). Seperti yang dikutip dari berbagai media, gempa ini adalah gempa yang terbesar di Haiti dalam 200 tahun terakhir dan dikhawatirkan menewaskan ribuan orang.
Gempa tersebut menyebabkan puluhan ribu orang kehilangan tempat tinggal. Sementara itu, jaringan komunikasi terputus dan listrik padam.
PMR MTs. AL-Jabar & PMR SMU Negeri 3 Cilegon Juara Hiking PP
Dalam rangka memperingati hari Relawan PMI ke 5 yang jatuh pada tanggal 26 Desember yang berslogan “yang Muda yang Punya Aksi Ayo Jadi Relawan PMI dan Anggota PMR”, Palang Merah Indonesia Cabang Kota Cilegon menggelar kegiatan Hiking Pertolongan Pertama (PP) tingkat Madya (SMP/MTs./sederajat) dan tingkat WIRA (SMA/MA/sederajat pada hari Sabtu tanggal 26 Desember 2009 bertempat di MTs. Kotasari (start) dan MAN Pulomerak (Finish), upacara pembukaan ini dihadiri dibuka langsung oleh ketua PMI Cabang Cilegon Bpk. Drs. H. Edi Ariadi, M.Si, dan dihadiri oleh berbagai Dinas/instansi terkait, Camat dan lurah setempat serta beberapa Kepala Sekolah. Baca kelanjutannya »
Kondisi Terkini Lokasi Banjir Pasuruan
Hujan yang turun lebat selama hampir 7 jam dita
mbah meluapnya Sungai Kedunglarangan pada Sabtu sore kemarin (9/1), mengakibatkan delapan kecamatan di Kabupaten Pasuruan dilanda banjir yang cukup parah. Beberapa relawan PMI Kabupaten Pasuruan melaporkan bahwa ketinggian air bervariasi. Mulai dari setinggi dada orang dewasa, hingga melebihi tinggi atap-atap rumah penduduk.
Berdasarkan data dari Posko PMI, tercatat sebanyak 5.613 rumah penduduk yang berlokasi di Kecamatan Bangli, Kabupaten Pasuruan terendam banjir. Pascabanjir, pada Senin siang tadi (11/1), Ketua Umum PMI Jusuf Kalla datang langsung ke lokasi banjir Pasuruan.
Ia menyatakan, ”Indonesia sering terjadi bencana. Tentunya kita harus senantiasa bersiaga menghadapi keadaan ini. PMI yang telah berpengalaman terlibat dalam penanggulangan bencana, juga mengucap terimakasih kepada berbagai pihak yang juga terlibat dalam respon bencana banjir di Pasuruan ini.”
PMI dalam kegiatan kemanusiaann selama ini tak hanya melakukan operasi respon bencana, tapi juga meluas pada program pengurangan risiko bencana dan kesiapsiagaan bencana di tingkat masyarakat.
Terkait pada bencana banjir yang terjadi di Pasuruan, Kepala Markas PMI Kabupaten Pasuruan, Sutrisno saat menyambut kedatangan Ketua Umum PMI Jusuf Kalla di sana (11/1) menuturkan, ”Sepanjang banjir sejak 9 Januari hingga hari ini (11/1), setiap harinya PMI Kabupaten Pasuruan mengerahkan sebanyak 50 personil yang terdiri dari tim pendataan awal, tim evakuasi, tim layanan kesehatan, dan tim dapur umum.”
Posko dapur umum yang melayani para korban banjir di wilayah Kecamatan Bangli, terletak di depan gedung Markas PMI Kabupaten Pasuruan di Jalan Tongkol. Sebanyak 2.500 warga yang tinggal tak jauh dari lokasi posko, menjadi target
Pelatih Sekaligus Pelaku

Kepala Divisi Penanggulangan Bencana (PB) Markas Pusat Palang Merah Indonesia (PMI), Arifin Muh. Hadi menegaskan, Pelatihan untuk Pelatih Manajemen Tanggap Darurat, bukan hanya menciptakan relawan yang sudah memiliki spesialisasi dan pengalaman di bidang tanggap darurat bencana untuk menjadi pelatih, melainkan juga sebagai pelaku di lapangan nantinya.
Hal itu ditegaskan Arifin, dalam sambutannya pada acara pembukaan Pelatihan untuk Pelatih Manajemen Tanggap Darurat di aula Gedung Pendidikan dan Latihan (Diklat) PMI Daerah Jawa Tengah, Semarang (2/8). “Pelatihan ini merupakan jenjang tertinggi dalam bidang penanggulangan bencana. Kami berharap, para peserta ini kelak tidak hanya memposisikan diri sebagai pelatih semata, tapi juga pelaku di lapangan,” tandasnya. Baca kelanjutannya »

Loading...



