Archive for the ‘Artikel’ Category
Gejala Flu H1N1 2009

Berikut gejala-gejala Flu Babi (Influenza Amerika Utara atau H1N1 2009) :
- Demam tinggi yang datang tiba-tiba di atas suhu 39 derajat selsius
- Batuk
- Sakit Kepala
- Pegal Linu & Nyeri Otot
- Kelelahan yang Berlebihan
- Sakit Tenggorokan
- Iritasi pada Mata
- Muntah-muntah
- Diare
Tips Hindari Flu Babi!
Senin, 27/04/2009 14:08 WIB diambil pada tgl 28 April 2009 jam 15.00 WIB
Ditulis oleh : Rita Uli Hutapea – detikNews
Jakarta – VIRUS strain baru flu babi (swine flu) memang bisa mematikan. Apalagi virus strain baru bisa menyebar dengan cepat. Sebabnya, tak seorang pun punya kekebalan alami terhadap virus baru ini. Dan butuh waktu beberapa bulan untuk mengembangkan vaksinasi virus ini.
Namun setidaknya ada beberapa langkah yang bisa dilakukan untuk mencegah penyakit flu babi yang ditularkan dari orang ke orang ini. Badan Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit AS atau Centers for Disease Control and Prevention (CDC) memberikan beberapa tips.
• Tutupi hidung dan mulut Anda dengan tisu jika Anda batuk atau bersin. Kemudian buang tisu itu ke kotak sampah.
• Sering-seringlah mencuci tangan Anda dengan air bersih dan sabun, terutama setelah Anda batuk atau bersin. Pembersih tangan berbasis alkohol juga efektif digunakan.
• Jangan menyentuh mulut, hidung atau mulut Anda dengan tangan.
• Hindari kontak atau berdekatan dengan orang yang sakit flu. Sebab influenza umumnya menyebar lewat orang ke orang melalui batuk atau bersin penderita.
• Jika Anda sakit flu, CDC menyarankan Anda untuk tidak masuk kerja atau sekolah dan beristirahat di rumah. Baca kelanjutannya »
Fenomena Flu Babi
http://bendeddy.wordpress.com/2009/04/27/fenomena-flu-babi-asalnya-dari-mana/
SETELAH kasus flu burung bikin heboh, sekarang muncul kasus flu babi. Kasus flu babi yang disebabkan oleh swine influenza virus (SIV) telah menewaskan 68 orang di Mexico dan menginfeksi 8 orang di Amerika Serikat semakin mengkhawatirkan. WHO telah memperingatkan bahwa flu babi sangat serius dan mengkhawatirkan dapat menjadi pandemi global, menyebar ke seluruh dunia karena menginfeksi manusia. Baca kelanjutannya »
Tak Ada Rotan, Akar pun Jadi….
TIDAK ada fasilitas, tentu saja tidak harus membuat relawan terkendala untuk melakukan sesuatu aktivitas. Apalagi aktivitas ini untuk tujuan kemanusiaan; membantu meringankan beban penderitaan masyarakat. Dan itulah yang dilakukan relawan PMI Cabang Kota Cilegon & Serang bersama empat siswa SMAN 1 Ciputat.
Pagi itu, Kamis (2/4) relawan PMI Cilegon & Serang harus meneruskan tanggung jawabnya mendirikan tenda di tempat tinggal sementara bagi korban bencana Situ Gintung yang berlokasi di Kelurahan Kertamukti, sekitar 1,5 kilometer dari tempat tinggal sementara di Kampus Universitas Muhammadiyyah Jakarta (UMJ).
Panitia kemudian menugaskan 8 orang tim SAR dan 4 orang siswa SMAN 1 Ciputat untuk membantu pendirian tenda. Sehingga pagi itu jumlah personil yang akan mendirikan tenda menjadi 22 orang. Baca kelanjutannya »
Warga Butuh Tempat Tinggal
WARGA Cireundeu, yang menjadi korban jebolnya tanggul Situ Gintung tampaknya tak ingin berlama-lama tinggal di tempat pengungsian. Saat ini mereka sangat mendambakan bisa kembali membangun puing-puing rumah yang hancur diterjang banjir bandang pada Jumat (27/3) dini hari tersebut.
Dari hasil wawancara tim redaksi pmicilegon.org di tempat pengungsian di Kampus Universitas Muhammadiyyah Jakarta (UMJ) beberapa warga mengaku, akibat bencana tersebut bukan hanya menghancurkan tempat tinggal dan harus kehilangan anggota keluarga maupun sanak kerabat. “Usaha selama ini yang telah dibangun, hancur juga. Saya sekarang tidak punya apa-apa lagi untuk membangun rumah maupun memulai berusaha lagi,” kata Taryono, warga RT 08/RW 11, Rabu (1/4). Baca kelanjutannya »
Mimpipun Harus Diakhiri….Jika Tugas Menjemput
DITUGASKAN di Dapur Umum oleh Koordinator Tim Relawan PMI Cilegon sedikit membuatnya kaget. Pasalnya, selama berkiprah sebagai relawan PMI Cilegon, Ade Saefullah belum punya pengalaman masak nasi, bikin sayur, atau bumbu daging ayam. Yang dia bisa cuma masak air, masak mie, dan ceplok telor.
Rupanya nasib berbicara lain. Tuhan maha tahu, kalau Ade tidak pandai masak. Oleh koordinator tim DU, ia diserahi tugas sebagai petugas distribusi bahan makanan. Istilahnya pegang gudang bahan makanan. So, kagak usah masak tuh kayaknya. “Hehehe…tau juga tuh koordinator DU kalo gue ni kagak bisa masak,” tuturnya sambil nyengir. Baca kelanjutannya »

Loading...

